Butuh Film Sejarah Bagi Steven Spielberg Untuk Meraih Oscar Pertama

Butuh Film Sejarah Bagi Steven Spielberg Untuk Meraih Oscar Pertama

44
0
SHARE
UNITED STATES – MARCH 16: Steven Spielberg (Photo by Time & Life Pictures/Getty Images)

 

Karir professional pertama Steven Spielberg  terjadi pada 1969. Di usianya yang ke-21, Steven dipercaya untuk menyutradarai satu segmen Night Gallery. Waktu itu, Night Gallery masih berupa proyek percontohan.

Salah satu bintangnya, Joan Crawford, sempat ketakutan saat mengetahui akan adanya sutradara baru yang menggarap salah satu segmen dari antologi ini. Segmen itu berjudul “Eyes”. Dalam cerita ini, Joan Crawford berperan sebagai Claudia Menlo. Seorang perempuan kaya raya buta. Claudia membayar ribuan dolar dan melewati operasi mata illegal agar dapat melihat lagi. Tapi sayangnya, dia hanya mampu melihat dalam waktu singkat.

Dalam wawancaranya Joan skpetis dengan penunjukan ini. Dia adalah aktris terkenal sedangkan Steven benar-benar pendatang baru. Bukan hanya Joan, hampir seluruh kru meragukan kapasitas Steven. Tapi selama proses syuting, Joan balik mendukung Steven. Mungkin satu-satunya yang mendukung dan mereka berteman baik hingga kematian sang aktris.

“When I began to work with Steven, I understood everything. It was immediately obvious to me, and probably everyone else, that here was a young genius.”

Perkataan Joan tidaklah salah. Steven diakui sebagai salah satu sutradara terbaik. Banyak film bagus yang dibuatnya. Sebut saja Jaws, ET, Saving Private Ryan hingga The Terminal. Tapi tidak mudah untuk mendapatkan pengakuan dari Acedemy Awards.  Butuh waktu hampir 25 tahun bagi Steven untuk meraih piala Oscar pertamanya.

Steven meraih Oscar pertama sebagai sutradaya terbaik lewat film “Schindler’s List” pada Academy Awards ke-66 pada 21 Maret 1994. Schindler’s List merupakan film berlatar belakang Perang Dunia II. Menceritakan tentang holocaust yang bagi sebagian orang mengatakan itu bohong tapi ada juga yang bilang nyata.

Saya masih ingat ketika penganugerahan Oscar ke-66. Aktor senior Clint Eastwood yang bertugas membacakan pengumuman sutradara terbaik. Ada empat nama lain yang juga tidak kalah bagusnya bersaing. Jim Sheridan dengan In The Name Of The Father, Jane Campion yang menyutradarai The Piano, James Ivory dengan The Remains Of  dan Robert Altman di film Short Cuts.

Selain Schindler’s List, saya juga menjagokan The Piano. Tapi ketika Clint Eastwood  mengumumkan pria kelahiran 1946 itu sebagai pemenang, seperti yang lain reaksi adalah, “it’s about time”.

Agak  mengherankan memang mengapa Steven baru meraih Oscar pada 1994. Jaws adalah film yang legendaries. Seharusnya dia sudah meraih piala itu pada 1976. Tapi, entah kenapa piala itu tidak pernah sampai.

Academy Awards jelas sudah memerhatikan Steven. Namanya sudah beberapa kali masuk nominasi. Banyak yang bilang  Steven belum pernah menang Oscar karena belum membuat film bernuansa sejarah. Mungkin juga. Tapi pada akhirnya dia mendapatkan piala itu.,