Late Review: Pentagon yang Semakin Jenius di Genie:us

Late Review: Pentagon yang Semakin Jenius di Genie:us

11
0
SHARE

 

Pentagon berusia kurang dari tiga tahun. Kalau anak, masih balita dan sedang lucu-lucunya. Tapi di usia yang belum genap menyentuh angka tiga, Pentagon sudah mengeluarkan delapan mini album.

Terakhir pada 27 Maret 2019, mereka merilis Genie:us yang kalau dibaca genius. Sejak CLC No.1, Cube kelihatannya lagi suka memainkan kata-kata. Genie:us disebutkan gabungan dari kata genie (jin) di lampu Aladin yang bakal menggabungkan tiga permintaan dan bahasa inggris dari kami atau “us”.

Mini album ini terdiri dari lima lagu dan satu lagu bonus. Seluruh lagu diproduksi oleh Pentagon tentunya dengan beberapa teman-teman composer mereka yang lain.

Sha La La menjadi title track sekaligus pembuka Genie:us. Lagu ini mengingatkan saya akan Like This hanya saja dengan versi yang lebih hype.  Sama seperti lagu-lagu sebelumnya, Sha La La juga termasuk lagu ear worms. Tida terhitung berapa kali menggumankan kata “Shintoburi” setelah mendengarkan lagu itu untuk pertama kali.  Saya suka bagaimana mereka menempatkan jeda sejenak sebelum kata “Shintoburi”.

Walau termasuk Future House, Sha La La  masih ada nuansa rocknya.  Sepintas soundnya mirip lagu-lagu tahun 90-an. Tidak hanya lagu tapi video music mereka sangat menarik. Penuh warna dan efek seperti video lama. Belum lagi beberapa property yang sangat detil. Seperti monitor jadul, sampai becak Tiongkok ada. Sama seperti judul album, adegan jenius dalam video ini adalah Kino tiduran di bulan, sementara delapan temannya menari.

Lagu kedua “Lost Paradise” dibawakan oleh unit Hip Hop. Unit ini merupakan versi terbaru, terdiri dari empat anggota, Wooseok, Kino, Hui dan Kino. Gara-gara insiden tahun lalu, Pentagon merubah unit hip hop dan vocalnya. Unit hip hop terbaru terdiri dari Wooseok, Yuto, Hui dan Kino. Oh ya, sejak bersembilan, Kino berposisi sebagai rapper.

Masuknya Hui dan  Kino membuat unit hip hop lebih berwarna.  Walau berbeda, suara keempatnya  bisa bercampur dengan  baik. Satu lagi poin plus  Lost Paradise adalah liriknya yang dalam.

Perjalanan di Genie:us dilanjutkan dengan unit ballad lewat lagu “Until then”.  Pentagon merupakan grup yang komplit untuk urusan vocal dan rap. Main vocal, Jinho dan Hui bisa disebut sebagai salah satu yang terbaik di music pop korea. Dan di lagu ini, Jinho memang luar biasa. Dan unit vocal yang sekarang berjumlah lima orang, menjadi lebih hidup. Setiap anggotanya dapat mengeluarkan potensi yang sebelumnya kurang dimaksimalkan. Mungkin ini yang namanya berkah dibalik musibah.

Sepintas lagu keempat, “Alien” terdengar fun tapi sebenarnya menceritakan tentang sesorang yang berbeda dari yang lain.  Not my fave but still good.

Lanjut ke Spring Snow yang liriknya dibuat Kino, Wooseok dan Yuto. Ini lagu bagus karena seperti mendengar Welcome To Black Parade tapi sedikit lebih ngepop. Liriknya juga bisa dibilang bittersweet. Kino membuat lagu ini karena teringat saat syuting video Shine di musim semi tahun lalu, salju turun. Dan berharap, semoga di tahun ini mereka akan kembali bahagia seperti tahun lalu.  Waktu dipromosikan, Spring Snow cukup mencuri perhatian public.

Lagu terakhir, Round 1 merupakan bonus untuk fans. Seluruh member berpartisipasi dalam pembuat lirik. Lirik lucu karena masing-masing member saling mengejek tentu bukan dengan maksud buruk. Fans jadi tahu di balik wajahnya yang ganteng, Yeone sangat jorok. Atau Jinho yang celamitan. Beatnya fun dan di lagu ini juga terlihat bagaimana mereka sangat dekat.

Genie:us merupakan penutup dari trilogy PTG. P(Positive), T(Thumbs Up), dan G(Genius). Mini album ini merupakan salah satu rilis terbaik di tahun ini. Walau hanya terdiri dari enam lagu, tapi genre musiknya bervariasi.

SHARE
Previous articleButuh Film Sejarah Bagi Steven Spielberg Untuk Meraih Oscar Pertama
Hi, I am Sekar Sari Indah Cahyani but you can call me Sekar. I am a mother of two who love music, movie, reading, cooking and still learning about make up. I really love music. Unfortunately, I can’t sing and playing any music instruments. My music range from “you need to listen to this” to “please don’t judge me”. All of my favorites have nothing to with my age. Age is just number. So, if you have same interests with me, let’s have a nice talks. And, please enjoy my world.