Review Winner “Fate Number Four” Album (bahasa)

Review Winner “Fate Number Four” Album (bahasa)

764
0
SHARE

 

@YGOFFICIALWINNER

Sejak WIN hingga saat ini, saya selalu menganggap Kim Jinwoo sebagai “lubang” di Winner. I know that I am mean. Dia memang tampan. Tapi hanya itu saja. Tampan. Dia bukan penyanyi terbaik. Dia bukan penari terbaik. Dia bukan rapper. Dia tidak membuat lagu. Bahkan dia tidak pernah kebagian adlibs. Jinwoo hanyalah pelengkap dalam sebuah grup bernama Winner. So, basically, he just… there.

Tapi setelah “Really Really” saya akhirnya paham mengapa pria kelahiran Imja ini menjadi anggota Winner. Suara unik. He has thin and gentle voice. Jika sebelumnya, suaranya seakan tenggelam oleh Kang Seoyen (?) dan Nam Taehyun, kini suaranya justru menjadi kunci dalam “Really Really”.

 

Setelah kehilangan vokalis utama, banyak yang mengira jika grup ini tidak akan sukses. Mereka akan kehilangan ciri khas bermusik. Tapi ternyata tidak juga. Sejak debut dengan album 2014 S/S, empat nama personel Winner tertulis sebagai penulis lirik dan composer. Dari sepuluh lagu, Taehyun ikut menulis tiga lirik dan mengomposisi tiga lagu juga.  Seungyoon menulis empat lagu dan mengomposisi empat lagu juga. Sementara Mino terlibat dalam Sembilan penulisan lagu dan mengomposisi empat lagu. Seunghoon ikut membantu menulis lima lagu. Untuk mini album EXIT:E, porsi Taehyun bertambah dengan menulis dan mengomposisi tiga dari lima lagu. Tapi tetap hampir semua anggota Winner berpartisipasi dan menyumbangkan ide ke dalam musik mereka. Jadi  kalau ada yang menyebutkan Winner bakal bubar karena tidak ada Taehyun, orang itu pasti mengingau.

 

Menempatkan Jinwoo di awal lagu dan chorus pertama sangat baik. Banyak yang mempertanyakan peran pria 26 tahun ini. But in “Really Really”, his voice is so refreshing. Saya bisa lupa dengan suara Taehyun karena ada suara baru yang ternyata tidak kalah bagus.  Bagian yang paling saya suka adalah ketika dia menyanyikan “Neol joahae” atau yang artinya “Aku menyukaimu”. Entah kenapa suaranya justru membuat kalimat itu lebih terdengar lebih polos. Seperti remaja yang baru saja menyatakan suka kepada  seseorang.  He just sounds way more genuine. I think Jinwoo really did good job here.

 

Tidak hanya suara, secara visual, saat ini Jinwoo dalam kondisi terbaiknya. Everything about him looks so perfect. I have no complain to YG.  Dan sekarang saya mengerti kenapa Aida sangat menyukai Jinwoo.

 

Sekarang soal lagu, sebelum merilis Fate Number Four, Winner sempat khawatir lagu mereka tidak diterima dengan baik. Hiatus lebih dari setahun. Tidak ada promo dan kehilangan anggota. Tidak sedikit fans yang hilang. Jadi kalau melihat bagaimana mereka dan fans kaget jika “Really Really” menjuarai Melon selama beberapa hari sangat wajar.

 

Tapi “Really Really” memang bagus. Lagu ini meneruskan tren tropical house yang mulai ramai sejak setahun atau dua tahun lalu. Jadi bukan kpop yang bubble gum. Khusus untuk Winner, memang tropical house adalah sesuatu yang baru. Biasanya mereka cenderung pop. Dan “Fool” menegaskan bahwa Winner tidak hilang. I have soft spot for ballads and I really like Fool. Walau bukan balad, tapi saat mendengarkan Fool saya bisa merasakan emosi dari lagu ini. Emosi penyanyi sangat penting. Bagaimana dia menggerakan hati seseorang jika menyanyinya datar?

Winner menyampaikan emosi dalam Fool dengan baik. Meski tidak memahami bahasa korea, saya yakin yang mendengar lagu ini tahu bahwa Fool adalah lagu tentang penyesalan dan permintaan maaf. Bagian favorit saat Seungyoon menyanyikan “Fool” di chorus.  Dan bicara tentang Fool, saya tidak tahu nama instrument yang digunakan di awal lagu.  Saya sangat tidak familiar dengan bunyinya.

 

Video music Fool juga lebih bagus dibandingkan dengan Really Really. Mungkin karena Really Really dibuat secara dadakan, jadi sangat terasa kekurangannya. Keluhan lainnya adalah sistem ecer YG. Sejak MADE Big Bang, YG merilis dua lagu dalam satu periode. Cara yang sama juga diterapkan untuk Black Pink. Memang kedua lagu dibuatkan video musiknya, tapi tetap saja saya tidak menyukai cara pemasaran seperti ini. Ketika membeli sebuah album, saya ingin mendengarkan setidaknya lima lagu (diluar instrument) dalam sebuah mini album dan sembilan lagu (diluar instrument) untuk full album. Dengan harga berkisar antara Rp220-235 ribu, sedih rasanya kalau hanya ada dua lagu.

 

Terlepas dari itu semua, secara garis besar, Fate Number Four adalah sebuah mini album yang bagus. Dan semoga respon positif ini akan membuat Winner semakin sering berpromosi karena lagu mereka memang bagus.

Jika ingin membeli silahkan klik link di bawah

https://itunes.apple.com/us/album/fate-number-for-single/id1222795857